CERITA ABG 

Cerita Seks, Pelayan Yang Ku Ikat Dengan Tali Bernama Wulan

Cerita Seks, Pelayan Yang Ku Ikat Dengan Tali Bernama Wulan – Aku mempunyai kenalan bernama Wulan, Wajahnya sangat imut, Yah tak bisa bosen ketika melihatnya. Apalagi ketika dirinya berbicara, Suaranya sangat khas sekali. Dari body nya, Toketnya memang tak besar, Bisa di bilang lekukan tubuhnya hanya Toketnya saja yang tak besar. Aku memang tak pernah melihat Toketnya, Tapi terlihat dari luar bajunya jendolan Toketnya. Namaku Viktor, Untuk usiaku tak bisa ku berikan disini. Oke langsung saja kuceritakan.

Waktu itu, Wulan menelpon ku dan menanyakan ku untuk pergi berlibur di bali karena ia tinggal di bali sebagai pelayan Hotel. Akupun langsung mencari waktu dan sekalian bertemu dengannya. Ya aku mencari waktu di hari Jumat dan siangnya aku sampai. Akupun langsung mengabarinya jika aku akan pergi 2 hari lagi, Ia pun sudah mengiyakan nya dan memberitahu alamat tersebut. 2 hari berselang, Akupun berangkat menuju ke bali. Dan disana langsung saja naik taksi ke hotel Wulan bekerja. Sesampainya disana, Kamarku juga sudah di siapkan oleh Wulan. Yah kami memang sudah lama tak bertemu.

“Thanks Lan, Makin cantik aja mukamu.” Tuturku.

“Iya vik, makasih, Kamu sehat ?” Tanyanya.

“Sehat Lan, Kamu?” Tanyaku balik.

“Ya sama kayak kamu. Yauda aku kerja dulu ya.” Ucapnya.

“Oke Lan. Nanti malam dinner ya, Bawa aku ketempat makan enak.” Ujarku kepadanya.

“Siap !!..” Balasnya.

Wulan pun pergi dan aku berbaring sampai ketiduran di kamarku. Sekitar pukul 7, Bel kamarku berbunyi dan akupun membukanya.

“Oh kamu Lan, Udah jam 8 emang ?” Ujarku.

“Belum, baru jam 7. 1 jam kamu mandi.” Balasnya.

“Yauda masuk dulu lah, Aku mandi.” Ucapku.

Akupun mandi dan bersiap. Wulan sudah mengganti bajunya karena memang ia ganti Shift dari jam 5 sore. Sangat cantik sekali dengan rambut yang terurai, Akupun selalu memikirkannya di toilet bahkan kontolku naik ngacung sekali. Sambil memikirkannya, Akupun mengocok kontolku sendiri di dalam toilet. Sungguh enak sekali jika bisa ku entot sekarang. Apalagi Wulan saat ini berada di kamarku. Tapi aku harus berhati-hati untuk menidurinya.

Cerita Seks, Pelayan Yang Ku Ikat Dengan Tali Bernama Wulan

Cerita Seks, Pelayan Yang Ku Ikat Dengan Tali Bernama Wulan

Akupun langsung memintanya mengambil handuk ku.

“Lan.. Lan, Tolong ambilin handuk ku dong.” Ucapku.

“Dimana kamu taruhnya Tor?” Tanyanya.

“Di tas ku Lan.” Ucapku kembali.

“Di Toilet kan ada Handuk Toilet vik. Kok gak mau di pakai?” Ujarnya lagi.

“Enggak Lan, Gak terbiasa.” Jawabku.

Wulan pun langsung mencari Handukku, Setelah itu ia pun langsung mengetok pintu Toilet. Aku yang memang sudah membuat rencana langsung membuka pintu Toilet sambil mengocok kontolku yang sudah mengeras ini.

“ihh…. Ngpain kami vik.” Ucapnya sambil menutup mukanya dengan handuk.

“Eh…. Biasa aja Lan, Cowo emang begini. Nih liat biar gak penasaran.” Ucapku.

Ia pun langsung mengintip dari balik handuk dan terlihat sekali ia sangat penasaran dengan kontolku.

“Kamu suka gak Lan.” Tanyaku.

“Nghh..” Gugupnya Wulan.

“Jangan gugup Lan, Aku cuma tanya aja sih.” Tuturku.

“Suu..ka Tor.. Ge…de punyamu.” Jawabnya.

“Ayuk masuk kalau suka. Gak usah malu-malu Lan.” Ucapku.

“Engg..ak… Nih handuknya.” Ujarnya.

Akupun langsung menarik tangannya untuk masuk. Wulan sendiri hanya pasrah karena memang ia juga ingin sekali ngentot dengan ku. Akupun langsung menyenderkannya ketembok dan langsung ku remas Toketnya yang menurutku tak besar.

“Ehh.. vik, kok jadi gini.. Ahh..” Ucapnya.

“Aku suka sama kamu sayang. aku mau malam ini kita berdua jadi satu selamanya.” Gombalku.

“Really ?” Jawabnya sambil terus ku remas kedua Toketnya.

“Of Course.” Ujarku dengan Singkat.

Akhirnya ia pun pasrah dan langsung saja ku buka bajunya dan ku lumat puting susunya ini. Toketnya memang sangat putih sekali, Puting susunya tidak berwarna kecokelatan. Seperti berwarna pink bercampur putih. Ku jilati hingga ia mendesah hebat. Setelah puas dengan Toketnya tersebut, Akupun langsung turun kebawah, Celananya ku buka dengan perlahan. Ia hanya terdiam dan mengikuti perintahku. CD nya langsung ku pelorotkan dengan perlahan, Memeknya sangat indah sekali. Bulu nya tak terlalu lebat, Terlihat sekali garis memeknya yang sangat rapat.

Cerita Seks, Pelayan Yang Ku Ikat Dengan Tali Bernama Wulan

Cerita Seks, Pelayan Yang Ku Ikat Dengan Tali Bernama Wulan

Akupun langsung mengangkat 1 kakinya dan kutaruh di pundakku. Sambil jongkok di selangkangannya, Akupun langsung menjilat memeknya dengan perlahan.

“Sshhh….Ahhh…” Desah Wulan.

Aku sendiri tak leluasa dan langsung mengendongnya ke atas kasur. Setelah sampai ke kasur, Akupun langsung mengambil Tali yang memang ku bawa dari rumah. Sebenarnya Tali ini untuk mengikat oleh-oleh yang nanti ku bawa pulang kerumah. Tapi aku ingin mencoba sensasi dengan Tali.

“Untuk apa vik.” Ujarnya.

“Udah kamu nurut aja.” Jawabku.

Akupun langsung mengikat tangannya ke belakang. Setelah itu aku sambungkan kembali dari belakang ke depan hingga Toketnya terjepit di antara Tali. Ia sendiri mengikut arahanku. Aku hanya mengikat tangan dan badannya saja. Tapi kakinya tak ku ikat karena aku memang tak memperkosanya. Akupun kembali menjilat memeknya yang sudah basah tersebut. Dan ia memang menikmati hal tersebut walau ada rasa sakit karena ikatanku itu.

“Ah.Ah….” Desahnya pelan.

“Lan, Gantian hisap kontolku.” Ucapku.

Wulan mengangguk, Akupun berlutut dan langsung menyodorkan kontolku ke mulutnya. Ia langsung menjilati kepala kontolku dengan nafsu.

“Geli lan.. Ah..” Ucapku kepadanya.

Akupun langsung memaju mundurkan badanku dan membuat dirinya sangat sesak. Ku tusuk mulutnya dengan kontolku dan kudiamkan 5 detik hingga membuatnya sesak bernafas. Lehernya sendiri menjadi merah dan memintaku melepaskan ikatannya ini. Aku sendiri tak ingin melepaskan ikatannya karena sangat seksi sekali. Setelah air liurnya sudah membasahi kontolku, Akupun langsung kembali ke selangkangannya yang saat ini sudah ia buka. Dengan cepat langsung ku sodok memeknya tersebut.

“Ahhhh.” Desahnya lagi.

“Okhhh… memek mu nikmat banget Lan.” ujarku dengan nafsu.

“Vik… Please lepasin ikatan ini. Badanku sakit tanganku sakit.” Ucapnya.

“Nanti abis ini aku lepasin.” Jawabku.

Akupun terus menyodok memeknya dengan cepat. Ia merintih nikmat, Aku sendiri tau ia tak betah karena saat ini tangannya tertindih di belakang. Rasa sakit sudah pasti ada dan pegal. Tapi aku menikmati hal tersebut.

Cerita Seks, Pelayan Yang Ku Ikat Dengan Tali Bernama Wulan

Cerita Seks, Pelayan Yang Ku Ikat Dengan Tali Bernama Wulan

Setelah 5 menit ku sodok, Akupun kembali menjilat memeknya dan badannya bergetar mengangkat pinggulnya ke atas.

“Okhhh… Fuck me Vik.. Ahhh.” Desahnya.

Aku yang melihatnya sudah menjadi garang langsung melepaskan ikatanya. Tampak sekali bekas ikatan tangannya. Ia pun langsung mengengam kontolku dan langsung menghisap kembali kontolku. Ia jilat kepala kontolku dengan perlahan sambil mengocok kontolku yang memang sudah basah terkena cairan memeknya. Aku langsung memegang kepalanya lagi dan memaju mundurkan kepalanya. Ia hanya menurutiku saja. Memang Wulan ini cocok jadi istri yang pengertian. Setelah puas, Ia pun langsung mendorongku agar ku tertidur. Ia langsung jongkok di atasku dan mengarahkan kontolku ke memeknya. Bleeeesss.. Tanpa lama, Wulan langsung menaikan turunkan badannya dan Toketnya sendiri mengikuti gerakan badannya. Sangat nikmat sekali rasanya.

“Ukhh.. Ah…. Ah….” Desahnya sambil terus naik turun.

Tanganku kananku langsung memainkan puting susunya. Sedangkan tangan kiri ku untuk memainkan itilnya. Tanpa lama langsung ku gesekan keduanya, Ia merintih nikmat, Badannya bergetar dan goyangannya langsung tak teratur. Ia pun langsung melepaskan diri dan langsung mengangkat badannya ke atas. Srurrr..srurr… Keluarlah cairan bening tersebut menembak ke arah mukaku. Mukaku terkena cairan dari memeknya. Cerita Seks, Pelayan Yang Ku Ikat Dengan Tali Bernama Wulan

“Ah… Kok semprot kesini Lan.” Tanyaku.

“Hehe… Aku pikir kamu suka.” Jawabnya simple.

Akupun langsung membersihkannya dengan handuk Hotel. Setelah itu, Akupun langsung menyuruhnya nungging agar bisa ku sodok dari belakang. Setelah dia menungging, Akupun langsung menusuk kontolku kembali ke dalam memeknya. Jleebbssss.. Ku genjot kembali badannya sambil ku pegang kedua pinggulnya. Ia merintih nikmat dan terus merintih hingga badannya lemas. Langsung ku tepok pantatnya 3 kali hingga badannya kembali naik karena memang badannya sudah menyender ke kasur.

“Ahhhhhh….. So fucking good sayang..” Ucapnya dengan nakal.

“Iya.. Enak banget , I love you so much and i like fucking ur pussy.” Balasku.

Cerita Seks, Pelayan Yang Ku Ikat Dengan Tali Bernama Wulan

Cerita Seks, Pelayan Yang Ku Ikat Dengan Tali Bernama Wulan

Akupun terus menyodok memeknya dari belakang, Terasa sekali denyutan memeknya yang memang masih sangat nikmat untuk di genjot. Setelah puas dengan gaya doggy, Akupun kembali membalikan tubuhnya dan menyodoknya dari depan. Kontolku terus keluar masuk di dalam memeknya hingga membuat dirinya sangat nikmat sekali. Mukanya merah hingga leher. Sangat geli sekali kurasa. Karena memang ia wanita yang jarang di tiduri. Kurasa karena ia menyukaiku ia berani membuka selangkangannya dan memberikan kenikmatan padaku sebelum dinner nanti.

“Ah….. Aku mau keluar Lan.” Ucapku.

“Ukkhh.. Ahh.. .Jangann Ahhh…. Jangan di dalam mas.. Okkhh…..” Nafasnya terengah-engah.

Setelah kurasa ingin keluar, Akupun langsung melepaskan kontolku dan menyuruhnya menghisap kontolku kembali. Crottt… Semprotan pertamaku di dalam mulutnya, Setelah itu ia pun langsung melepaskan sepongannya dan mengocok kontolku..Crooot..Crotttt…… Crottt… Semprotan kedua hingga seterusnya ia arahkan di mukanya, Matanya terus terpejam hingga kontolkupun sudah tak mengeluarkan sperma kembali. Ia pun kembali menyepong kontolku dan menjilati kepala kontolku dengan sangat nikmat.

“Ah…. Enak banget Lan.. Thanks Lan malam ini.” Ucapku.

“Banyak bener spermamu Vik. Aku bersih-bersih dulu ke toilet.” Jawabnya.

Akupun langsung mengikutinya ketoilet, Dan di malam tersebut kami mandi bersama dan setelah mandi aku dan Wulan langsung berangkat dinner ke sebuah tempat. Setelah malam dinner tersebut, Aku dan Wulan kembali ngentot di kamar hotelku. Di ronde kedua ini, Ia orgasme 3 kali dan membuat kasur Hotel sangat basah karena cairan bening yang ia keluarkan dari memeknya tersebut. Itulah ceritaku ngentotku dengan temanku bernama Wulan yang saat ini berkerja sebagai pelayan Hotel. Cerita Seks, Pelayan Yang Ku Ikat Dengan Tali Bernama Wulan

Related posts

Leave a Comment